JA Opal - шаблон joomla Продвижение
  • Daftar
    *
    *
    *
    *
    *
    Fields marked with an asterisk (*) are required.
You are here: Home Belanja Buku Kajian Keislaman Jual Buku Budaya Damai Komunitas Pesantren
Info: Your browser does not accept cookies. To put products into your cart and purchase them you need to enable cookies.
PDFCetakE-mail
Jual Buku Berhaji di Masa KolonialJual Buku Radikalisme Lokal: Oposisi dan Perlawanan terhadap Pen

Jual Buku Budaya Damai Komunitas Pesantren
Tampilkan Gambar Lebih Besar


Jual Buku Budaya Damai Komunitas Pesantren

Harga satuan (biji): Rp. 60 000.00

Klik disini jika ada yg ingin ditanyakan

Para penulis dalam buku ini beranggapan bahwa pesantren adalah sebuah lembaga yang penuh dinamika. Pesantren adalah sebuah lembaga yang progresif yang mengadvokasikan perubahan-perubahan sosial. (M Dawam Rahardjo, Direktur LSAF)

Seperti yang ditemukan dari penelitian (buku ini), pesantren-pesantren cenderung kepada inklusivisme, menerima pluralitas dan sebagainya. Pesantren yang sangat literal sekalipun, yang menekankan pada Islam murni, santri-santrinya tidak langsung menjadi radikal. Ada faktor-faktor tertentu yang kemudian membentuk dan memicunya, sehingga mereka memiliki pandangan dan sikap yang radikal. (Azyumardi Azra, Direktur Pascasarjana dan Guru Besar Sejarah UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta).

Cukuplah untuk mengatakan asalkan arus-utama Islam (semacam NU-Muhammadiyah: pesantren-pesantren besar) tidak mendukung radikalisme atau pemahaman apa pun yang terkait dengan kekerasan. Mereka yang memprovokasi teologi teror tidak akan berhasil di negara kepulauan dengan mayoritas Muslim ini. (Abdurrahman Mas'ud, Direktur Pendidikan Islam Departemen Agama RI dan Guru Besar Ilmu Sejarah dan Kebudayaan Islam).


Share

Customer Reviews:

There are yet no reviews for this product.
Please log in to write a review.


Penerbit Buku

Info: Your browser does not accept cookies. To put products into your cart and purchase them you need to enable cookies.


Kategori Buku

Get in touch